spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
spot_img

SBY Mengomentari Gelombang Demontrasi, Menandakan Pemimpin Harus Menjaga Dialog dengan Masyarakat

KNews.id – Jakarta, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengomentari gelombang demonstrasi (demo) yang terjadi sejak 25 Agustus 2025 lalu. Ia menilai gelombang demo menandakan pemimpin harus menjaga dialog dan kebersamaan dengan masyarakat.

“Kalau beberapa saat yang lalu, sebutlah sekitar 10 hari yang terjadi di negeri kita, menurut saya menyadarkan kita semua bahwa kita harus menjaga dialog dan kebersamaan kita,” ujar SBY dalam sambutannya pada opening ceremony pameran seni bertajuk “Art for Peace and A Better Future” di Astha District, Senopati, Jakarta Selatan, Sabtu (6/9/2025.

- Advertisement -

Ia mengatakan fenomena gelombang aksi yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia menyadarkan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, agar membangun negeri ke arah lebih baik. SBY mengajak semua pihak meningkatkan dialog, kebersamaan, juga kerja keras menuju Indonesia lebih baik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ia mengaku masih memiliki optimisme Indonesia mampu menjadi lebih baik jika semua pihak menjalankan amanah.  “Membangun niat baik, karya yang tulus dan semangat yang kuat for our better future (untuk masa depan kita yang lebih baik). Selalu ada jalan untuk menuju Indonesia yang kita cita-citakan itu,” katanya.

- Advertisement -

Ia juga berharap para pemimpin mampu menjalin kolaborasi baik dengan komunitas seni.

Gelombang Demo

Dirangkum dari pemberitaan Kompas.tv, sejak 25 Agustus 2025, gelombang aksi unjuk rasa terus bergulir. Gelombang demo didorong salah satunya oleh kenaikan tunjangan anggota DPR, ditambah pernyataan atau sikap beberapa anggota dewan yang kontroversial.

Aksi pada Senin, 25 Agustus 2025, digelar di depan Gedung DPR/MPR RI memprotes tunjangan DPR. Aksi berujung ricuh sejak siang hingga malam hari, dan membuat lalu lintas di kawasan Senayan dan sekitarnya sempat lumpuh.

Demo selanjutnya terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia, diinisiasi Partai Buruh bersama koalisi serikat pekerja, termasuk Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Presiden KSPI dan Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan demo pada 28 Agustus 2025 merupakan murni gerakan buruh untuk memperjuangkan kesejahteraan para pekerja di Indonesia, membawa tuntutan seputar hak pekerja atau buruh.

- Advertisement -

Pada Kamis sore, massa lain mulai berdatangan dan memenuhi jalan-jalan yang menuju gedung DPR. Situasi pun memanas.

(FHD/Kmp)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini