spot_img
Sabtu, Februari 24, 2024
spot_img

Tom Lembong Kritik Pemerintah Tak Bernyali di Kancah Global: Plin-plan

KNews.id – Co-Captain Timnas AMIN Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong mengkritik pemerintah karena bersikap plin-plan dalam mengambil posisi di kancah internasional, serta dalam menjalin hubungan dengan negara lain.

“Saat ini pemerintah suka takut mengambil posisi, karena mikir dulu apa dampaknya pada investasi, apa dampaknya kepada ekspor, jangan sampai kita diboikot atau jangan sampai kita diblokir,” katanya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

- Advertisement -

Namun, Tom menilai langkah itu membuat negara lain tidak menghormati Indonesia. Negara lain, katanya, akan menganggap Indonesia tidak konsisten.

“Terancam dikit-dikit di bidang investasi atau perdagangan, langsung mundur, langsung enggak jelas, plin-plan,” katanya. Menurut Tom, negara-negara yang dihormati oleh negara lain dan dipercaya menjadi bagian dari rantai pasok global adalah negara yang konsisten.

- Advertisement -

“Negara yang jelas dan tegas apa nilai-nilai mereka, apa norma-norma mereka, sekalipun mereka berseberangan itu justru dihormati. Daripada kita ngalah atau malah ngotot, tapi dimotori oleh kepentingan sempit seperti investasi dan ekspor,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui pemerintah kini tengah mengembangkan baterai mobil listrik jenis lithium ferro-phosphate (LFP) dengan China. ia menyebut kalau LFP ini tengah dikembangkan oleh pemerintah Indonesia dengan China untuk merespons Tom Lembong soal hilirisasi di Indonesia.

“Nah kita bersyukur LFP juga kita (Indonesia) kembangkan dengan China, tadi lithium baterai juga kita kembangkan dengan China maupun dengan lain-lain,” kata dia di akun Instagram miliknya.

(Zs/CNN)

- Advertisement -

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini