spot_img
Senin, Juni 24, 2024
spot_img

Tentang Potongan Gaji 3 Persen Dana Tapera, Presiden Jokowi Beri Penjelasan: Sudah Biasa di Kritik!

KNews.id –  Kebijakan pemerintah yang diresmikan melalui Revisi Peraturan Pemerintah No.21 Tahun 2024 terkait Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menuai banyak kritikan. Potongan gaji senilai 3 persen kepada seluruh ASN maupun pekerja mandiri yang berpendapatan menengah kebawah, dinilai sebagai iuran yang memberatkan.

Banyak pula publik yang menunjukkan kekhawatiran terkait efektivitas serta pengembalian dana Tapera di masa pensiun. Menanggapi banyaknya pro dan kontra dalam kebijakan Tapera, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara.

Menurutnya kritikan dari masyarakat merupakan hal yang biasa dalam merespon kebijakan baru.

- Advertisement -

“Sudah biasa dalam kebijakan yang baru itu pasti masyarakat juga berhitung mampu atau tidak mampu, berat atau enggak berat, seperti dulu waktu BPJS yang diluar BPI yang gratis 96 juta kan juga rame,” ujar Presiden Jokowi, dilansir Kilat.com dari akun Youtube KompasTV pada 30 Mei 2024.

Presiden Jokowi membenarkan bahwa kritikan tersebut wajar mengingat masyarakat juga turut mempertimbangkan potongan gaji sejumlah 3 persen. Sama halnya dengan BPJS yang sempat ramai kritikan, namun akhirnya diterima seiring berjalannya program jaminan kesehatan tersebut.

- Advertisement -

Presiden Jokowi meyakini bahwa setelah merasakan manfaat dana Tapera, masyarakat akan mulai menerima kebijakan tersebut.

“Tapi setelah berjalan dan saya kira merasakan manfaatnya bahwa (BPJS) Rumah Sakit tidak dipungut biaya, hal-hal seperti itu yang akan dirasakan setelah berjalan, kalau belum ya biasa pro dan kontra,” jelas Presiden Jokowi.

- Advertisement -

Nantinya dana Tapera ini akan dimanfaatkan sebagai bantuan tabungan bagi para pensiunan untuk pembangunan serta merenovasi rumah. Sebelumnya Tapera lebih dikenal dengan istilah Bapertarum PNS Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil.

Sebelum akhirnya beralih menjadi Tapera dan dikenakan kepada seluruh pekerja baik ASN maupun mandiri dengan gaji setara UMR. Pernyataan Presiden Jokowi dalam menanggapi kritikan terkait Tapera, turut mendapat respon dari netizen.

“Enak banget orang kaya ngomong,” komentar @HKM_musik_studio.

“Jangan usik uang rakyat, pajak harusnya berlaku untuk barang mewah, misalnya elit pemerintahan,” tulis @PaladinKnight.

“Tapera.. Tambahan Penderitaan Rakyat,” tulis @knee.

(Zs/Klt.com)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini