spot_img
Minggu, Februari 25, 2024
spot_img

Susi Pudjiastuti Tolak Keras Rencana Ekspor Benih Lobster: Ini Program Hulurisasi

KNews.id –  Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merespons soal rencana pemerintah membuka kembali keran ekspor benih lobster atau benur. Susi berharap pemerintah membatalkan kebijakan tersebut.

“Ini program hulurisasi,” kata dia lewat akun X pribadinya @susipudjiastuti.

- Advertisement -

Ia pun yakin Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan membatalkan kabijakan ekspor benih lobster tersebut. Susi juga berharap presiden terpilih dalam Pemilu 2024 mendatang akan membatalkan rencana itu. “Saya yakin Pak @jokowi , Pak @prabowo @gibran_tweet atau siapapun Presiden kita nanti akan membatalkan hal ini.”

Terlebih, menurut Susi, Vietnam sebagai negara target ekspor bakal berhenti membeli benur Indonesia. Sebab pasokan benur di Indonesia semakin menipis, bahkan terancam habis.

- Advertisement -

Saat masih menjabat sebagai menteri, Susi tegas melarang ekspor benur. Larangan ekspor benih lobster itu termaktub pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan atau Permen KP Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia.

Namun, kebijakan tersebut sempat diubah oleh Edhy Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada 2020. Lalu pada Desember lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan ada peluang pemerintah membuka kembali ekspor benih lobster.

Menurut Trengono, saat ini pemerintah sedang melakukan kajian soal ekspor benur. Dia pun memastikan bakal ada syarat ketat dalam pembukaan kembali ekspor benur. Nantinya, kata dia, negara yang ingin melakukan impor benur harus berinvestasi atau melakukan budi daya lobster terlebih dahulu di Indonesia.

Salah satu negara yang dibidik menjadi tujuan ekspor benur adalah Vietnam. Saat ini, 100 persen benur di Vietnam berasal dari Indonesia. Sedangkan potensi ekspor lobster Vietnam mencapai US$ 2,5 miliar.

Dengan dibukanya kembali ekspor benur, Trenggono menilai pemerintah dapat memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat. Ia memperkirakan kajian ekspor benur ini akan segera rampung, sehingga ekspor benur bisa dilakukan pada 2024. (Zs/Tmp)

- Advertisement -

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini