spot_img
Selasa, Juni 18, 2024
spot_img

Prabowo-Gibran, Presiden-Wakil Presiden tanpa Kehormatan dan Harga Diri

Oleh : Sholihin MS (Pemerhati Sosial dan Politik)
KNews.id – MK sudah berubah jadi *Mahkamah Kecurangan, Mahkamah Keluarga, Mahkamah Kolusi, Mahkamah Konspirasi, Mahkamah Ketololan, dan Mahkamah Khianat* sehingga sudah harus dibubarkan. Karena hanya menghamburkan uang rakyat,  tapi keputusannya mendzalimi rakyat.
Hasil Keputusan MK yang mengkhianati rakyat tidak akan membawa ketenteraman, kebahagiaan dan keberkahan bagi Paslon 02, Prabowo-Gibrab. Prabowo-Gibran akan tetap menjadi Presiden dan Wakil Presiden yang tanpa kehormatan dan harga diri. Semuanya serba kepalsuan.
Keputusan Ketua MK Suhartoyo diduga penuh dengan tekanan dan intimidasi penguasa sehingga Suhartoyo telah membohongi hati nurani dan akal sehatnya sendiri. Ditambah adanya empat hakim “bodoh” yang menyebut keputusan Gibran menjadi cawapres tidak ada unsur nepotisme.
Suhartoyo hampir dipastikan berada di bawah tekanan dan ancaman penguasa (diduga juga disandera oleh Jokowi dengan ancaman bakal “dihabisi” ) sehingga ketika memberikan keputusan tega mengkhianati rakyat.
Bagaimana mungkin bisa terjadi ketika dalam pelantikan sebagai Ketua MK dia telah bersumpah akan mengembalikan marwah MK agar kembali dipercaya rakyat, ketika diwawancara dalam sebuah podcast dia sampai menangis karena begitu beratnya menghadapi adanya intervensi penguasa, tapi waktu itu dia masih bertekad untuk berlaku adil dan memihak rakyat, demikian juga ketika di sidang MK tentang pencawapresan Gibran dia termasuk dari 3 hakim yang menolak Gibran (dissenting opinion), bahkan sampai berlangsungnya sidang sengketa Pilpres dia juga masih kokoh dengan pendirian dan keyakinannya.
Entah ancaman atau iming-iming miliaran rupiah seperti apa, tiba-tiba Suhartoyo berubah 180⁰ ketika membacakan putusan MK dengan wajah yang sudah berubah tidak tegar lagi.
Keputusan MK tentang kemenangan Paslon 02, Prabowo-Gibran yang penuh misteri dan cacat etika dan moral, tidak akan pernah mendapat simpati dan dukungan rakyat secara tulus dan gembira.
Kemenangan Prabowo-Gibran akan terus dicemooh dan oleh rakyat yang selama ini terdzalimi oleh Jokowi. Rakyat yang cinta demokrasi, kebenaran, kejujuran, dan keadilan tetap menolak kemenangan “konspiratif” walaupun sudah diputuskan oleh MK.
Perjuangan untuk menggempur kedzaliman, kecurangan, politik dinasti, dan penindasan akan terus berlanjut. Perjuangan melawan kedzaliman rezim Jokowi akan semakin solid dan bergelora. Yakinlah bahwa kecurangan dan kedzaliman pasti bakal hancur.
(Zs/NRS)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini