spot_img
Jumat, Maret 1, 2024
spot_img

Nasib Piutang Bank DKI kepada PT RG, Bagaimana Kabarnya?

KNews.id- PT RG didirikan tahun 1997, bergerak dibidang usaha Industri Pengolahan Skrap Plastik Used Low Density Polyethylene (LDPE). Grup usaha PT RG yaitu PT SDS, PGP UK, PT KMSP dan PT SLUK. PT RG merupakan debitur baru yang menjadi nasabah Bank DKI sejak tahun 2014. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham No.89 tanggal 11 Juni 2015, yang dibuat oleh Notaris ARD SH, SpN, MH. Adapun penjelasan mengenai pemberian fasilitas kredit dari Bank DKI kepada PT RG dapat dilihat pada tabel berikut:

Fasilitas KMK berada dalam kolektibilitas 5 (macet) sejak jatuh tempo tanggal 20 Mei 2015 sehingga mengakibatkan seluruh fasilitas kredit berubah menjadi kolektibilitas terendah.

- Advertisement -

Jaminan/Agunan kredit PT RG atas keempat fasilitas kredit tersebut berupa empat agunan fixed asset dengan nilai pasar sebesar Rp78.323.270.000,00. Atas 3 agunan telah diikat HT senilai Rp44.753.000.000,00, rincian dapat dilihat pada Lampiran 14. Laporan penilaian aset PT RG atas SHGB No.6049/Segulung disusun berdasarkan penilaian KJPP He, Ar, dan Rekan tanggal 22 Juni 2015 No. File AV/01/15/251.

Laporan Penilaian lainnya dilakukan oleh KJPP Ak, Ne, dan Rekan yang dilakukan pada tanggal 3 april 2014. Seluruh agunan berlaku cross collateral dan cross default terhadap seluruh fasilitas.

- Advertisement -

Sesuai slip setoran Bank DKI tanggal 20 September 2017, PT RG telah melakukan penebusan atas aset satu unit fixed asset berupa Apartemen Plaza Abda dan Sudirman Mansion lantai 35 No. 35G dan satu unit office di Gandaria 8 Jalan Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp14.000.000.000,00.

Jaminan lainnya berupa Mesin Pengolahan Biji Plastik, Piutang dan Stok Barang/Persediaan dengan nilai pasar sebesar Rp122.352.140.000,00 dan pengikatan fiducia sebesar Rp187.178.000.000,00, rincian dapat dilihat dalam tabel dibawah ini:

Laporan penilaian mesin berdasarkan appraisal dari KJPP He, Ar, dan Rekan tanggal 22 Juni 2015. Laporan piutang dan stok barang sesuai dengan Laporan Keuangan Audited per 31 Desember 2014 oleh KAP Arm.

Agunan lainnya berupa Letter of Undertaking (LoU) dari PT SDS berkedudukan di Kabupaten Sukoharjo, yang berisi bahwa apabila debitur mengalami kesulitan keuangan yang mengakibatkan pemenuhan pembayaran pokok dan/atau bunga tidak tepat waktu, maka PT SDS akan memenuhi kewajiban debitur sampai lunas. Atas seluruh agunan tersebut berlaku Cross Collaterall dan Cross Default dan seluruh fasilitas yang ada wajib diserahkan serta diikat dengan sempurna sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kredit PT RG dikelola oleh Grup Pengelola Aset Khusus (GPAK) mulai tanggal 20 Mei 2015 dengan kualitas kredit kolektibilitas 5 (macet). Kredit PT RG menjadi bermasalah (NPL) dengan alasan sebagai berikut.

Pertama, usaha debitur mengalami penurunan disebabkan terjadinya kenaikan harga minyak bumi sebagai bahan baku virgin (bahan baku bijih plastik murni). Dalam industri plastik dikenal dua bahan baku, yaitu bahan baku virgin dan bahan baku recycle. Dengan menurunnya harga minyak maka harga bahan baku bijih plastik virgin mengalami penurunan, akibatnya banyak konsumen/end user yang beralih melakukan pembelian bijih plastik virgin dibandingkan dengan dengan bijih plastik recycle;

Kedua, pada sisi bahan baku, debitur hanya beroperasi menggunakan bahan recycle, dimana bahan baku ini tidak terpengaruh oleh penurunan harga minyak bumi. Akibatnya biaya operasional tetap tinggi, sedangkan harga jual terpaksa diturunkan, sehingga debitur tidak mempunyai kemampuan membayar; dan

Ketiga, pabrik tidak beroperasi selama 2 tahun berdasarkan hasil cek fisik agunan dari Bank DKI pada tanggal 9 September 2016. PT RG memiliki total kewajiban kredit per 31 Juli 2017 sebesar Rp123.111.856.303,00 dengan rincian tertera dalam tabel berikut:

Tanggapan Bank DKI

Menurut Bank DKI, prinsipnya kredit tersebut sudah hapus buku, tetapi tetap ditagih. Bahkan, beberapa agunan sudah dijual dan beberapa masih dalam proses penjuakan dan lelang. (FT&Tim Investigator KA) X0=

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini