spot_img
Minggu, Februari 25, 2024
spot_img

Ma’ruf Amin soal Sosok Penerusnya: Jangan Wapres Rasa Presiden

KNews.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin bertanya terkait sosok wapres penerusnya. Ma’ruf menilai wapres bukanlah seperti ban serep dan jangan pula wapres rasa presiden.
Hal itu disampaikan Ma’ruf setelah meninjau harga bahan pokok di Pasar Johar Selatan, Semarang, Jawa Tengah. Ma’ruf ditanya wartawan soal sosok wapres seperti apa yang akan melanjutkan pada 2024 nanti.

“Wapres itu ya wapres, gitu ya, jangan wapres rasa presiden, itu akan jadi masalah nantinya itu. Artinya, wapres itu membantu presiden secara keseluruhan dan mengerjakan yang memang ditugaskan oleh presiden,” kata Ma’ruf seperti dalam tayangan YouTube Wapres RI.

- Advertisement -

Ma’ruf pun menjabarkan tugasnya sebagai wapres. Ma’ruf mengatakan dia mengambil peran di dalam seluruh program pemerintah dan memberikan pandangan dalam sidang kabinet.

“Nah dalam yang diserahkan oleh presiden ya itu yang harus fokus dikerjakan oleh wapres, jangan sampai ditugaskan… seperti saya ditugaskan stunting, saya terus memimpin rapat koordinasi kemudian meninjau ke lapangan, menghitung di daerah ini seperti apa, kemudian intervensinya seperti apa,” kata Ma’ruf.

- Advertisement -

Selain itu, Ma’ruf ditugaskan dalam penanganan kemiskinan ekstrem. Ma’ruf melakukan kunjungan ke daerah hingga melakukan intervensi.

“Juga masalah kemiskinan ekstrem, saya ke provinsi-provinsi, termasuk ke Jawa Tengah dulu, ada beberapa daerah, itu saya kira hal-hal yang memang tugasnya ya itu, jangan sampai yang ditugaskan ini dikerjakan yang lain,” sebut dia.

“Memang kemiskinan ekstrem itu diharapkan 0%, nah kalau dilihat dari sekarang itu tinggal, mungkin 2024 itu 0% atau 0 koma saja, kalau pun belum tercapai ya 0 koma, kisaran itu. Tetapi hampir… tercapailah target itu, karena memang kita bagaimana program-program di daerah itu menangani masalah kemiskinan ekstrem ini,” imbuhnya.

Ma’ruf juga ditugaskan untuk menangani masalah usaha kecil dan menengah (UKM). Ma’ruf mengatakan pemerintah berupaya agar usaha kecil terus bisa digerakkan sampai menengah bahkan hingga menjadi usaha besar.

“Kemudian pemberdayaan ekonomi, ini kan UKM kita itu terbesar 98,9%, jadi pengusaha kita itu yang banyak di bawah ini, di antara mereka ada yang bisa dinaikkan ada yang tidak bisa dinaikkan, kalau orang agama namanya nggak berubah-berubah itu, ya UKM saja, sudah kena stunting itu, nggak bergerak, tapi ada yang bisa digerakkan sampai menengah, bahkan sampai besar, ini yang kita dorong terus masalah UKM di mana-mana ini,” tutur dia. Selain itu, Ma’ruf ditugaskan dalam ekonomi syariah. Selanjutnya, Ma’ruf juga menangani terkait Papua.

“Dan termasuk juga Papua, saya berkali-kali mutar ke Papua untuk melihat apa yang mereka inginkan dan juga untuk menyamakan persepsi tentang bagaimana daerah otonomi baru, DOB itu dibangun untuk apa, mereka memahami dan mereka kemudian semangat untuk membangun DOB. Saya kira itulah beberapa hal,” tutur dia.

Lebih lanjut, Ma’ruf berharap wapres penggantinya bisa menjadi lebih baik darinya.
“Ke depan saya harap tentu wapres yang lebih baik dari saya, kalau sama namanya tidak ada peningkatan kan, harus lebih baik lagi dari saya dalam tugas-tugas,” katanya.

Ma’ruf juga tidak setuju wapres disebut sebagai ban serep. Dia menilai wapres bekerja sesuai dengan posisinya.

“Jangan mengatakan bahwa ban serep, bukan ban serep, artinya fungsinya disesuaikan dengan posisi dia sebagai wapres, jangan wapres mau jadi presiden, tapi wapres harus juga berfungsi sesuai dengan porsi yang harus dilakukan,” pungkasnya.  (Zs/Dtk)

- Advertisement -

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini