spot_img
Sabtu, Maret 2, 2024
spot_img

Kok, ASABRI Menanam Saham di Perusahaan yang Sedang Merugi?

KNews.id- Ada yang menarik selain ribut-ribut tentang Anggota Polri mau jadi PLT Gubernur. Yaitu, asuransi anggota Polri itu, ternyata sama dengan TNI, dan pegawai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Dimana asuransi mereka baik Polri, TNI, dan pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Pertahanan disatukan dalam perusahaan yang bernama PT. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau disingkat ASABRI.

- Advertisement -

ASABRI menyelenggarakan program asuransi sosial, yang meliputi pertama, THT atau Tabungan Hari Tua. Kedua JKK atau Jaminan Kecelakaan Kerja. Ketiga JKm atau Jaminan Kematian, dan keempat adalah program pensiun.

Dari empat program asuransi sosial ini, Tim Investigator KA fokus dulu kepada program asurasi THT. Karena Program THT PT. Asabri mempunyai saham di beberapa perusahaan. Nilai saham asuransi perusahaan plat merah ini adalah sebesar Rp5.122.755.460.000.

- Advertisement -

Anehnya, perusahaan asuransi ASABRI ini menaruh saham kepada perusahaan yang sedang merugi. Misalnya saja, pada tahun 2016, PT. ASABRI menaruh saham di PT. Antam atau Aneka Tambang sebesar Rp 428,9 miliar.

Padahal, di catatan Tim Investigator KA berdasarkan laporan keuangan pada 30 September 2017, bisnis PT. Antam dalam usaha “pertambangannya” sebetulnya sedang merugi. Perusahaan ini mengalami kerugian keuangaan hingga sebesar Rp 378,3 miliar.

Tetapi, kok begitu beraninya, pihak Asuransi PT. ASABRI menanam saham di PT. Antam. Padahal keuangaan perusahaan tambang tersebut sedang “sakit” alias mengalami kerugian. Ini sama saja, premi asuransi para prajurit TNI dan Polri yang disetor kepada PT. ASABRI, sedang dipertaruhkan, dan bisa berimbas karena hilang ketika PT. Antam mengalami kerugian terus menerus. (FT&Tim Investigator KA)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini