spot_img
Sabtu, Juni 22, 2024
spot_img

Eks Ketua MK. Hamdan Zoelva Tak Mengeluarkan Sepatah Katapun Terhadap Hasil Sidang Putusan MK

Oleh : Damai Hari Lubis

KNews.id – Hamdan Zoelva yang hafal kulit buku sampai halaman terakhir undang-undang tentang Mahkamah Konstitusi, gak kedengaran lagi ocehan (statemen) politik dan hukum-nya, sebagai seorang ketua dewan pakar politik pasangan Capres – Cawapres AMIN, Anies-Muhaimin/ 01 dan selaku Ketua Dewan Penasihat THN/ Tim Hukum Nasional 01/ AMIN.

- Advertisement -

Walau pada kenyataannya, pasangan AMIN mengalami kekalahan telak dari 02 dalam pilpres 2024, akibat Hamdan Zoelva eks Hakim dan Ketua MK yang berpengalaman memutus perkara sengeketa pemilu pilpres dan mengetahui benar urgensinya “faktor memengaruhi” pasal 475 ayat (2) UU.

KPU sesuai sistim hukum pemilu, tekait daripada bukti-bukti pelaporan dan hasil pelaporan terhadap kecurangan-kecurangan pemilu yang dilakukan pihak-pihak, apakah Hamdan memang sekedar menandai tidak sanggup memimpin atau ada alasan lain ? Karena nyata dalam praktiknya Hamdan tidak sanggup mengarahkan agar anggota 1000 lebih advokat/ pengacara di THN melaporkan setiap temuan bukti publik terhadap adanya dugaan kecurangan-kecurangan atau dugaan adanya pembiaran-pembiaran yang dilakukan oleh KPU kepada BAWASLU atau melaporkan Bawaslu dan KPU kepada DKPP juga THN tidak melakukan gugatan-gugatan kepada KPU juga terhadap BAWASLU ke PTUN. Maka hal pokok ini, publik puluhan juta pendukung AMIN butuh klarifikasi dari seorang Hamdan

- Advertisement -

Sehingga nampak tidak ada tanda-tanda kekesalannya sebagai Ketua Dewan Pakar Tim Ses AMIN, karena sadar diri, walau saat halal bihalal THN AMIN/ 01 sebelum putusan Hamdan optimis dengan menyampaikan bocoran “kisi-kisinya dobolnya” bahwa AMIN bakal menang.. Namun setelah pengumuman putusan MK yang menetapkan gugatan terhadap KPU RI ditolak atau dikukuhkannya kemenangan untuk 02 dalam satu putaran, dirinya yang eks Ketua MK diam 1000 bahasa, diamnya mirip jumlah para advokat THN.

Kemana dirinya saat ini ? yang saat persidangan gugat SHPU/ Sengketa Hasil Pemilu pun di MK dia gak mau hadir dengan alasan mengada-ada, sesuai yang disampaikan oleh salah seorang pengurus THN.01 “oleh sebab karena tidak etis, selaku eks Ketua MK”. Padahal dalam kode etik advokat Jo. UU. Tentang Advokat, dirinya selaku eks hakim tidak dilarang untuk bersidang dalam sebuah perkara yang Ia tangani.

- Advertisement -

Publik masyarakat hukum kini menunggu, kira-kira jabatan apa yang akan diperoleh Hamdan Zoelva eks Ketua MK 2014 ini pada tahun 2024 pasca pelantikan presiden ? Apakah sekedar komisaris di BUMN atau cukup perkara-perkara besar ? Atau bahkan tidak sama sekali ?

Hal pertanyaan-pertanyaan publik ini, atas dasar data empirik dari tradisi politik yang pernah ada, yakni “merangkul eks lawan politik masuk dalam jajaran kabinet si pemenang.” Namun untuk seorang Hamdan Zoelva wallahu ‘alam.

(Zs/NRS)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini