spot_img
Jumat, Maret 1, 2024
spot_img

dr.Aisah Dahlan : Suami Tersinggung, Istri Jangan Sampai Terucap 8 Kalimat

KNews.id – Menjaga komunikasi dengan pasangan sangat penting sehingga terhindar dari kesalahpahaman dan menjaga hubungan tetap harmonis. Ada beberapa kata hingga kalimat yang sebaiknya tidak boleh diucapkan oleh istri kepada suaminya.

Pasalnya, apabila kata-kata ini terucap, sang suami bisa merasa tersinggung dan tidak nyaman. Lantas, kata apa sekiranya yang tidak boleh diucapkan para istri kepada suaminya?

- Advertisement -

dr Aisah Dahlan yang juga seorang motivator keluarga mengungkap ada beberapa kata yang tidak boleh diucapkan seorang istri kepada suaminya. Pasalnya, apabila kata ini terucap, sang suami bisa merasa tersinggung & tidak nyaman. Kata apa sekiranya yang tidak boleh diucapkan bagi istri kepada suami?

Dalam kajiannya, Ustazah Aisah Dahlan yang juga sering dipanggil Bu Isah, memberi penjelasan tentang Istri agar tidak berkata-kata yang dapat menyinggung hati suami.

- Advertisement -

Mari simak penjelasan dr Aisah Dahlan yang mengingatkan kita sebagai wanita maupun istri untuk berhati-hati dalam berucap.

Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak diucapkan kepada suami, berikut diantaranya:

1. Memerintah : “Cepetan, gitua aja lama banget sih”.

Kadang, tanpa sengaja istri kepada suami sering memerintah dengan menyebutkan kalimat seperti memerintah. Kata dr Aisah Dahlan, kalimat seperti itu akan membuat suami merasa tidak nyaman.

2. Menyalahkan : “Tuh kan, aku juga bilang apa, kamu sih.”

Kalimat tersebut cenderung menyalahkan orang lain, baik istri maupun suami, tidak boleh melontarkan kalimat ini karena dapat menyinggung.

“Umumnya yang ngomong seperti itu adalah wanita karena mengeluarkan per harinya 20 ribu kata, kadang tanpa sengaja mengucapkan hal tersebut,” kata dr Aisah Dahlan.

3. Meremehkan : “Masak gitu aja gak bisa sih”

Kata dr Aisah, para suami tidak suka jika ia diremehkan, apalagi diremehkan dengan kata-kata dan di depan orang ramai.

4. Melabeli : “Kamu penakut amat sih mas”

Mengatakan suami seorang penakut adalah ikut serta melabelinya sebagi seorang yang benar-benar penakut. Jangan sampai kata-kata ini dilontarkan istri kepada suami karena dapat menyinggung hatinya.

5. Mengancam : “Kalau gak mau bantuin, awas yaa!”

Kalimat bernada ancaman seperti ini tidak dianjurkan karena bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada suami.

Perlu diketahui juga lanjut dr Aisah Dahlan, ucapan mengancam ini juga tidak boleh diucapkan seorang ibu kepada anaknya, seperti ancaman “Awas ya kalau tidak mandi.”

Pasalnya, nada ancaman ini dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada seseorang.

6. Menyudutkan: “Makanya”

Kata yang dapat menyudutkan hati suami lainnya adalah kata “makanya”. Kata ini secara tidak langsung menyalahkan orang lain. Daripada mengucapkan kata tersebut kepada suami, sebaiknya istri diam saja saran dr Aisah.

“Ini kata paling tidak enak, tidak nyaman itu baik kepada siapapun, saya mau bilang makanya, diam aja, untuk anak-anak juga itu tidak suka, dia disudutkan,” tambah dr Aisah.

7. Menyindir : “Haduuuh tumbeen”

Terakhir, dr Aisah mengatakan hal yang tidak boleh diucapkan istri kepada suaminya adalah kata “tumben”.

Pasalnya, kata ini dapat menyinggung hati suami dan membuatnya tidak nyaman berkomunikasi pada istrinya. Daripada mengatakan hal tersebut kepada suami, saran dr Aisah sebaiknya baiknya adalah diam

“Apa gantinya? nggak ada gantinya, diam aja,” saran dr Aisah Dahlan.

8. Membandingkan : “Kenapa sih kamu gak bisa kayak”

Terakhir, demi mencapai komunikasi yang baik, istri tidak boleh mengucapkan kalimat yang membandingkan suami. Pasalnya, suami bisa cemburu terutama dibandingkan dengan suami orang atau tetangga.

(Zs/Trbn)

 

 

 

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini