spot_img
Jumat, Maret 1, 2024
spot_img

Dokumen Internal: China Sempat Merahasiakan Potensi Pandemi Corona! (I)

KNews.id- China kabarnya telah mengetahui bahwa virus corona SARS-CoV-2 bisa menular dari manusia ke manusia dan berpotensi menjadi pandemi pada 14 Januari 2020. Namun, Negeri Tirai Bambu itu disebut menunda pengumuman bahaya virus corona ke publik selama 6 hari, menurut dokumen internal yang didapat Associated Press.

Menurut laporan Associated Press, dokumen internal tersebut menunjukkan bahwa kepala Komisi Kesehatan Nasional China, Ma Xiaowei, menyebut bahwa virus corona dapat menjadi masalah yang buruk. Hal itu dia sampaikan dalam sebuah konferensi virtual rahasia dengan pejabat kesehatan provinsi pada 14 Januari.

- Advertisement -

Sebuah memo menyatakan bahwa konferensi itu diadakan untuk menyampaikan instruksi terkait virus corona dari Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Li Keqiang, dan Wakil Perdana Menteri Sun Chunlan. Namun, memo tersebut tidak merinci apa instruksi yang mereka sampaikan.

“Situasi epidemi masih parah dan kompleks, tantangan paling berat sejak SARS pada tahun 2003, dan kemungkinan akan berkembang menjadi peristiwa kesehatan masyarakat yang utama,” kata Ma, dalam dokumen tersebut.

- Advertisement -

Warga China mengheningkan cipta untuk mengenang jasa petugas medis melawan virus corona. Dalam sebuah pernyataan melalui faksimile, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan China telah mempublikasikan informasi tentang wabah virus corona secara “terbuka, transparan, bertanggung jawab dan tepat waktu,” sesuai dengan “instruksi penting” yang berulang kali dikeluarkan oleh Presiden Xi.

Associated Press menjelaskan, dokumen-dokumen rahasia tersebut didapatkan dari sumber anonim di bidang medis. Namun, sang narasumber tidak ingin disebutkan namanya karena takut dihukum.

Associated Press juga menyebut bahwa mereka telah mengonfirmasi dokumen yang mereka dapat dengan dua sumber lain yang dekat dengan kegiatan konferensi rahasia itu.

Di bawah bagian dokumen dengan sub-judul “pemahaman yang sadar akan situasi ini,” memo rahasia tersebut memberikan contoh kasus virus corona di Thailand. Dokumen tersebut menyatakan bahwa situasi wabah telah “berubah secara signifikan” karena kemungkinan penyebaran virus di luar China.

“Semua daerah harus bersiap untuk dan menanggapi pandemi,” kata Ma.

Komisi Kesehatan Nasional China kemudian mendistribusikan serangkaian instruksi setebal 63 halaman kepada pejabat kesehatan provinsi, yang diperoleh Associated Press. Dalam sebuah instruksi rahasia dengan label “tidak akan diungkap ke publik,” pejabat memerintahkan kesehatan nasional untuk mengidentifikasi dugaan kasus, meminta rumah sakit untuk membuka klinik demam, serta mengimbau dokter dan perawat untuk mengenakan alat pelindung. Namun di depan publik, para pejabat China terus mengecilkan ancaman virus corona.“Risiko penularan berkelanjutan dari manusia ke manusia rendah,” kata Li Qun, kepala pusat darurat CDC China, kepada televisi pemerintah China pada 15 Januari 2020. (FT&DBS) }�z�p�(����M��K�4 5EK�!((lM>m���7�%$�iJ!��1�tID���P�^����’�W����o(!�/ ,C�V�Vu����~���Xۑ��]ϗ�N�ߒ`��_��h'{S�;f&�F�28���i<`z��I�⪩���� w=b6�Jٸ

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini