spot_img
Senin, April 15, 2024
spot_img

Ditopang Wholesale, Kredit KB Bukopin Tembus Rp 42,3 T

KNews.id – PT Bank KB Bukopin (Persero) Tbk (BBKP) fokus mengoptimalkan bisnis wholesale untuk mendorong ekspansi bisnis perseroan. Sebab segmen wholesale disebut memiliki peran utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis perseroan. Diketahui posisi kredit korporasi KB Bukopin per Juni 2023 mencapai Rp18,6 triliun. Nilai itu tumbuh hingga 7,51% atau sebesar Rp 1,3 triliun secara year-on-year (YoY) dari Rp 17,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Saat ini tercatat komposisi segmen wholesale pada bisnis perseroan sebesar 43,98% dari total portofolio kredit secara keseluruhan KB Bukopin sebesar Rp 42,3 triliun. Adapun kontributor terbesar dari pertumbuhan kredit wholesale berasal dari sektor oil and gas, mining, financing company, transportation and logistic, otomotif, dan manufaktur memiliki portfolio tertinggi.

- Advertisement -

Wakil Direktur Utama Bank KB Bukopin Robby Mondong mengatakan perseroan saat ini tengah fokus pada bisnis wholesale karena segmen bisnis ini memiliki prospek positif, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten dan berkelanjutan.

“Ke depan tentunya kami berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan pembiayaan berbagai sektor industri, memperluas layanan keuangan kami dan membangun hubungan kemitraan yang kuat dengan BUMN, lembaga keuangan, dan swasta agar semakin memperkuat posisi kami sebagai mitra perbankan terpercaya di pasar Indonesia,” kata dia dalam siaran pers Kamis (20/7/2023).

- Advertisement -

Untuk terus meningkatkan pertumbuhan segmen wholesale, KB Bukopin memiliki sejumlah strategi. Di antaranya meningkatkan pertumbuhan segmen wholesale, meningkatkan keaktifan dalam penyaluran kredit sindikasi ke BUMN dan perusahaan swasta, serta meningkatkan nasabah new-to-bank untuk membentuk portfolio baru dengan proses lebih cepat.

Selain itu, perseroan juga tengah berkontribusi pada pembiayaan berkelanjutan atau pembiayaan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) seperti Electric Vehicle (EV). Saat ini KB Bukopin bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk pengembangan kendaraan listrik baik kendaraan pribadi maupun kendaraan komersial, termasuk membangun ekosistem seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

- Advertisement -

“Kami yakin, dengan ikut aktif dalam pembiayaan berkelanjutan dapat memberikan dorongan untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi berkelanjutan, mendorong inovasi teknologi dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor ini,” kata dia. Di samping itu, dia menegaskan melalui dukungan KB Kookmin Bank, KB Bukopin dapat memanfaatkan networking yang dimiliki induk perseroan untuk menggarap nasabah perusahaan-perusahaan Korea Selatan.

Saat ini sejumlah perusahaan Korea Selatan baik berskala menengah maupun besar telah bekerja sama dengan KB Bukopin. Menurut Robby, ke depan peluang dan potensi perusahaan Korea Selatan untuk menjadi nasabah Korean Link Business KB Bukopin terbuka luas karena ada lebih dari 2.000 perusahaan asal Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia.

“Pertumbuhan dari segmen bisnis wholesale ini merupakan komitmen KB Bukopin sebagai perusahaan layanan keuangan publik untuk memberikan layanan terdepan, menghadirkan kinerja terbaik, dan memenuhi berbagai kebutuhan finansial korporasi serta ikut berkontribusi membangun perekonomian Indonesia,” pungkas dia. (Zs/CNBC)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini