spot_img
Sabtu, Februari 24, 2024
spot_img

Bicara Pinjol, Mahfud: Ada yang Pinjam Rp 500 Ribu, Utangnya Jadi Rp 240 Juta!

KNews.id – Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md menilai ekonomi digital di Indonesia bagaikan dua mata pisau. Selain bisa membuka akses pasar, ekonomi digital juga bisa membuat kerugian bagi masyarakat, contohnya terkait pinjaman online (pinjol).

Mahfud mengatakan saat ini pemerintah telah memiliki aturan tentang kebijakan data digital. Ia bilang ekonomi digital tak bisa terhindarkan siapapun, karena itu masyarakat perlu hati-hati terhadap dampaknya.

- Advertisement -

“Kita tak dapat menolaknya, tapi harus hati-hati karena terjadi distrupsi luar biasa. Saya menangani kasus pinjol. Rakyat menjadi korban, ada kripto misalnya. Kasus pinjol problematic karena dia dibuat secara hukum perdata,” katanya dalam Debat Kedua Cawapres Pemilu 2024 di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).

Menurutnya, saat ini banyak masyarakat masih mudah percaya terhadap iming-iming pinjol, namun tak tahu dampak negatifnya. Karena hal itu lah, banyak masyarakat yang terjerat pinjol.

- Advertisement -

Mau Digeber dan Dilanjutkan Gibran, Ini Penjelasan Lengkap soal Hilirisasi
Ia mencontohkan ada salah satu guru yang mengambil pinjaman pinjol dari ratusan ribu, namun terus berbunga hingga ratusan juta. Bahkan, kata Mahfud, ada yang sampai bunuh diri gara-gara pinjol.

“Ada seorang guru di Semarang meminjam hanya 500 ribu Kemudian utangnya menjadi Rp 240 juta karena selalu bertambah bunganya, kemudian ada yang sampai bunuh diri,” katanya.
Sayangnya, kata Mahfud, masalah ini tak bisa diatasi dengan optimal karena masuk dalam hukum perdata. “Dalam hal ini ketik saya sampaikan ke Polri, tidak bisa pak itu perdata,” katanya.

(Zs/Dtk)

- Advertisement -

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini