spot_img
Senin, Juni 24, 2024
spot_img

Beban Mendidik Anak Menjadi Tanggungjawab Ayah dan Ibu

KNews.id –  Dalam buku Tuntunan Menuju Keluarga Sakinah, terdapat prinsip kebersamaan dan kesalingan dalam kebaikan yang menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem keluarga sakinah. Prinsip ini menekankan pentingnya berbagi dan berganti peran dalam rumah tangga, menghilangkan diskriminasi gender dan membangun sinergi yang harmonis di antara anggota keluarga.

Menurut Anggota Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah Akif Khilmiyah, prinsip kebersamaan ini sangat relevan, terutama dalam konteks pengasuhan anak. Di Indonesia, mengurus anak sering kali dianggap sebagai tanggung jawab utama perempuan. Norma budaya dan sosial telah lama menempatkan beban pengasuhan ini pada perempuan, sementara laki-laki cenderung lebih berfokus pada peran sebagai pencari nafkah. Namun, pandangan ini perlu diubah.

- Advertisement -

“Mendidikan anak itu pekerjaan bersama, bukan hanya pekerjaan istri. Tapi yang terjadi di masyarakat kita mendidik anak itu pekerjaan istri, tugas suami mencari nafkah, akhirnya yang terjadi ialah fatherless,” tutur Akif dalam Gerakan Subuh Mengaji ‘Aisyiyah Jawa Barat.

Mengurus anak seharusnya menjadi tugas bersama antara suami dan istri. Keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan tidak hanya meringankan beban ibu, tetapi juga memberikan dampak positif pada perkembangan anak. Anak-anak yang mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orang tua cenderung memiliki kesejahteraan emosional yang lebih baik dan mampu menjalin hubungan yang sehat di masa depan.

- Advertisement -

“Ketidakhadiran ayah dalam pendidikan yang mengakibatkan anak menjadi nakal, masuk kelompok LGBT atau narkoba, karena si ayah ini tidak terlibat dalam pendidikan anak. Anak jadi kurang terdidik, ini tentu menjadi masalah,” terang Akif.

Dengan menerapkan prinsip kebersamaan dan kesalingan dalam kebaikan, setiap anggota keluarga dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Berbagi tanggung jawab dalam rumah tangga, termasuk mengurus anak, membersihkan rumah, dan memasak, akan menciptakan lingkungan yang adil dan seimbang. Ini bukan hanya masalah kesetaraan gender, tetapi juga tentang menciptakan keharmonisan dalam keluarga.

- Advertisement -

Keluarga sakinah adalah keluarga yang didasarkan pada cinta, saling menghormati, dan kerjasama. Ketika suami dan istri mampu berbagi peran dan tanggung jawab secara adil, mereka tidak hanya menciptakan rumah yang penuh kasih, tetapi juga menjadi teladan positif bagi anak-anak mereka. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan semacam ini akan belajar nilai-nilai kebersamaan dan saling mendukung, yang akan mereka bawa hingga dewasa.

(Zs/Muh)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini