spot_img
Minggu, April 14, 2024
spot_img

BARU Kuasai Kursi DPRD DKI Jakarta, PKS Langsung Usulkan Jakarta Jadi Ibu Kota Negara Legislatif

 

KNews.id – Baru saja PKS merebut mayoritas kursi DPRD DKI Jakarta di Pemilu 2024, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Fraksi PKS Hermanto langsung mengusulkan DKI Jakarta menjadi Ibu Kota Negara Legislatif.

- Advertisement -

Menurut dia, fungsi legislatif yang ada di tangan MPR/DPR/DPD bisa lebih maksimal jika diperankan di Jakarta. Satu di antaranya mengenai Kompleks Parlemen yang ada di kawasan Senayan yang lebih bisa mendukung kerja-kerja anggota dewan.

Hal itu disampaikannya menanggapi kekhususan yang akan diberikan untuk Jakarta, saat rapat kerja Panja Baleg membahas DIM RUU Daerah Khusus Jakarta, Jumat (15/3/2024). “Saya sarankan supaya kekhususan untuk DKI ini kita ambil saja dari fungsi legislatifnya,” ucap Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

- Advertisement -

“Karena bangunan di DPR disini ini lebih megah, lebih mewah dibandingkan dengan bangunan legislatif di negara yang pernah kita kunjungi gitu,” lanjutnya.

Sementara itu, kekuasaan eksekutif dikatakan Hermanto ada di Ibu Kota Nusantara yang berada di Kalimantan Timur. “Sehingga kita konsentrasi, Ibu Kota Negara yang di IKN itu adalah Ibu Kota Negara Eksekutif,” ucapnya.

- Advertisement -

Sedangkan untuk wilayah yudikatif, menurutnya lebih dulu diletakkan di Jakarta sebelum menemukan wilayah yang lebih cocok untuk penempatan Yudikatif.

“Nah jadi, saya lebih melihat kekhususan Jakarta itu terletak pada soal Legislatifnya, jadi Jakarta ini kita proyeksikan adalah sebagai sebuah Kota Negara yang fungsinya itu memproduk Undang-Undang. Nah jadi disinilah nanti, titik pertemuan antara fungsi-fungsi negara itu termasuk pemerintah ketemu di DPR ini, di Jakarta,” katanya.

Lebih lanjut, Hermanto ingin Baleg DPR meminta pendapat dari para pakar yang terkait usulan tersebut. “Kemudian yang kedua, saya ingin sampaikan juga, supaya juga kita meminta pendapat para pakar lah, supaya ada pencerahan bagi kita, ini yang khususnya untuk kita itu apa ya kan. Tapi saya menyarankan itu adalah Ibu Kota Negara dibagi tiga gitu.”

PKS Kuasai Kursi DPRD DKI Jakarta

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah melakukan rekapitulasi hasil pemungutan suara Pemilu 2024. Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 di tingkat KPU Provinsi telah digelar sejak Kamis (7/3/2024).

Hasil rekapitulasi suara hasil pemilu legislatif tingkat provinsi menunjukkan perolehan suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) unggul dibandingkan PDI Perjuangan yang sudah berkuasa selama satu dekade di ibu kota negara tersebut.

Berdasarkan data sementara pada Kamis (7/3/2024) lalu, perolehan suara sementara PKS mencapai 16,75 persen dari total suara sah di Jakarta. Pencapaian ini mengungguli perolehan suara PDIP yang telah dua dekade menjadi juara di DKI Jakarta.

Perolehan suara sementara PDIP baru sebanyak 14,36 persen. Di posisi selanjutnya ada Partai Gerindra dengan 12,29 persen.

PKS kuasai caleg DPRD DKI Jakarta 2024
PKS kuasai perolehan suara sementara caleg DPRD DKI Jakarta 2024.

Berikut daftar perolehan suara sementara caleg DPRD DKI Jakarta 2024:

PKS: 234.299 suara (16,75 persen).

PDIP: 200.861 suara (14,36 persen)

Gerindra: 171.820 suara (12,29 persen)

Nasdem: 119.076 suara (8,51 persen)

Golkar: 117.180 suara (8,35 persen)

PSI: 113.349 suara (8,11 persen)

PAN: 104.293 suara (7,46 persen)

Demokrat: 100.780 suara (7,21 persen)

PKB: 100.329 suara (7,17 persen)

Perindo: 38.155 suara (2,73 persen)

PPP: 34.600 suara (2,47 persen)

Partai Buruh: 16.326 suara (1,17 persen)

Partai Ummat: 13.851 suara (0,99 persen)

Partai Gelora: 13.132 suara (0,94 persen)

Partai Hanura: 7.213 suara (0,51 persen)

PKN: 5.104 suara (0,36 persen)

PBB: 4.561 suara (0,33 persen)

Partai Garuda: 3.599 suara (0,26 persen).

Hasil Sementara Rekapitulasi Suara Caleg DPRD DKI Jakarta:

– Dapil Jakarta Pusat

Anggota DPRD Terpilih Dapil 1 (12 kursi)

1. PKS : M. HASAN ABDILLAH
2. PDI P : WA ODE HERLINA
3. GERINDRA : NUCHBATILLAH
4. PSI : ELVA FARHI QOLBINA
5. NASDEM : BESTARI BARUS
6. GOLKAR : BASRI BACO
7. PKS : H. ISMAIL
8. PAN : ALWI MUHAMMAD ALI
9. DEMOKRAT : DESIE CHRISTYANA
10. PKB : HERI KUSTANTO
11. PDIP : PANDAPOTAN SINAGA
12. GERINDRA : DIAN PRATAMA

– Dapil Jakarta Utara

Anggota DPRD Terpilih Dapil 2 (9 kursi)

1. NASDEM : MUHAMMAD IDRIS
2. GOLKAR : DIMAZ RADITYA
3. PDI P : AGUSTINA H (TINA TON)
4. GERINDRA : ANGGI ARANDO SIREGAR
5. PKS : SUHUD ALYNUDIN
6. PAN : OMAN ROHMAN RAKINDA
7. PERINDO : ANTONIUS RIYANTO SAPUTRO
8. NASDEM : MARKUS REFWALU
9. GOLKAR : H. RAMLY HI MUHAMAD

Anggota DPRD Terpilih Dapil 3 (9 kursi)

1. PDIP : BRANDO SUSANTO
2. PKB : HENGKY WIJAYA
3. GERINDRA : ALIEF BINTANG HARYADI
4. PAN : BEBIZIE SRI MULYATI
5. PSI : BUN JOI PHIAU
6. PKS : KH. M. SUKBI
7. NASDEM : H. IMAMUDIN
8. PDIP : Hj. IDA MAHMUDAH
9. PKB : H. TRI WALUYO

– Dapil Jakarta Timur

Anggota DPRD Terpilih Dapil 4 (10 kursi)

1. PKS : H.M. ZOELKIFLI
2. DEMOKRAT : FERIAL SOFYAN
3. PDIP : DWI RIO SAMBODO
4. PKB : M. LEFY
5. GERINDRA : ADNAN TAUFIQ
6. PAN : SYAHRONI
7. PSI : JOSEPHINE SIMANJUTAK
8. NASDEM : M. ONGEN SANGAJI
9. PKS : H. GHOZY ZULAZMI
10. GOLKAR : JUDISTIRA HERMAWAN

Anggota DPRD Terpilih Dapil 5 (10 kursi)

1. PKS : H. Nasdiyanto
2. PDIP : Pantas Nainggolan
3. Golkar : Alia Noorayu Laksono
4. Gerindra : Ali Hakim Lubis
5. PAN : Zita Anjani
6. PKS : H. Abdurrahman Suhaimi
7. Nasdem : Fatimah Tania Nadira Alatas
8. PKB : Fuadi Luthfi
9. PSI : Justin Adrian
10. Demokrat : Mujiyono

Anggota DPRD Terpilih Dapil 6 (10 kursi)

1. PKS : M. THAMRIN
2. Gerindra : RYAN KURNIA
3. PDI P : MANUARA SIAHAAN
4. GOLKAR : SARDY WAHAB
5. PKB : H. A. MOETABA
6. Demokrat : MISAN SYAMSURI
7. PKS : M. ALFATIH
8. NASDEM : RADEN GUSTI ARIEF YULIFARD
9. PPP : H. MATNOOR TINDOAN
10. PAN : BAMBANG KUSUMANTO

– Dapil Jakarta Selatan

Anggota DPRD Terpilih Dapil 7 (10 kursi)

1. PKS : H. Khoirudin
2. GOLKAR : Dadiyono
3. GERINDRA : Setyoko
4. PDIP : Chicha Koeswoyo
5. NASDEM : Wibi Andrino
6. PKB : Sutikno
7. PSI : Francine Eustacia
8. Demokrat : Ali Muhammad Johan
9. PAN : Astrid Kuya
10. PKS : Zahrina Nurbaiti

Anggota DPRD Terpilih Dapil 8 (12 kursi)

1. PKS : Achmad Yani
2. Gerindra : Wahyu Dewanto
3. PKB : Yusuf
4. PDI P : Yuke Yurike
5. PAN : Habib Muhammad bin Salim Alatas
6. PKS : Nabilah Aboe Bakar Al Habsyi
7. Demokrat : Lazarus Simon Ishak
8. Golkar : FARAH SAVIRA
9. PSI : August Hamonangan
10. NASDEM : Nova Harivan Paloh
11. PKS : H. ADE SUHERMAN
12. GERINDRA : Nurhasan

– Dapil Jakarta Barat

Anggota DPRD Terpilih Dapil 9 (12 kursi)

1. PDIP : Lauw Siegvrieda
2. PSI : WILLIAM ADITYA SARANA
3. Gerindra : Inggard Joshua
4. PAN : Lukmanul Hakim
5. PKS : Sholikhah
6. Nasdem : GIAS KUMARI PUTRA
7. Demokrat : Nur Afni Sajim
8. Golkar : Andri Santosa
9. PDIP : Hilda Kusuma
10. PKB : Ahmad Ruslan
11. Perindo : Dina Masyusin
12. GERINDRA : Rany Mauliani

Anggota DPRD Terpilih Dapil 10 (12 kursi)

1. PDI P : Ima Mahdiah
2. PKS : H. Abdul Aziz
3. Gerindra : Yudha Permana
4. PSI : Kevin Wu
5. Nasdem : Jupiter
6. PDI P : HARDIYANTO KENNETH
7. PAN : HUSEN
8. Golkar : Syafi Fabio Johan
9. Demokrat : Wita Susilowaty
10. PKS : Inad Luciawaty
11. PKB : UWAIS EL QORONI
12. Gerindra : Jamilah Abdul Ghani

Komposisi kursi DPRD DKI Jakarta hasil sementara pemilu 2024:

PKS: 19 Kursi (Ketua DPRD)

PDIP: 14 Kursi (Wakil Ketua)

GERINDRA: 13 Kursi (Wakil Ketua)

NASDEM: 11 Kursi (Wakil Ketua)

GOLKAR: 10 Kursi (Wakil Ketua)

PAN: 10 Kursi

PKB: 9 Kursi

PSI: 9 Kursi

DEMOKRAT: 8 Kursi

Perindo: 2 Kursi

PPP: 1 Kursi

Ketua DPRD DKI Jakarta dari masa ke masa sejak tahun 1999:

– Edy Waluyo : 1997-2002 Fraksi ABRI

– Agung Imam Sumanto: 2003- 2004 Fraksi PDIP.

– Ade Surapriatna: 2004- 2009 Fraksi Golkar.

– Ferrial Sofyan: 2009-2014 Fraksi Demokrat.

– Prasetyo Edi Marsudi: 2014-2019, 2019-2024 Fraksi PDIP.

– …………………………: 2024-2029 Fraksi PKS

(Zs/Trbn)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini